In-Focus

In-Focus September 2012

Ekonomi Kreatif yang digerakan oleh industri kreatif pada dasarnya dapat dikembangkan di Indonesia untuk menjadi solusi situasi ekonomi Indonesia yang belum mampu menggerakan ekonomi sektor riil.

Namun demikian, walau sudah ada dokumen pedoman pengembangan ekonomi kreatif Indonesia 2025, pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia belum berjalan secara maksimal. Kesiapan SDM dan dukungan lembaga keuangan yang masih rendah adalah dua tantangan dalam tahap pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia.

Maka dari itu, pengikutsertaan dan sinkronisasi pihak swasta dalam skema CSR dilihat dapat menjadi solusi tantangan pengembangan ekonomi kreatif, disamping usaha dari pemerintah sendiri.

Namun demikian, agar pengikutsertaan dan sinkronisasi pihak swasta berjalan secara tearah, saya mencoba memperkenalkan konsep integrasi CSR tearah. Salam, ditunggu partisipasi dan komentarnya.

Konsep Integrasi CSR Terarah dan Ekonomi Kreatif Indonesia – Felix Kusmanto

Industri Kreatif Indonesia, Perlu Solusi Kreatif – Felix Kusmanto

Cara jitu Menghindari Konflik CSR Jakarta – Felix Kusmanto

The Role of Corporate Social Responsibility in the Development of Creative Economy In Indonesia

In-Focus June 2012

Terletak di antara dua samudra dan dua benua, menjadikan Indonesia sebagai tempat yang strategis untuk pergerakan dan juga tempat transit pengungsi asing asal benua Asia. Dalam beberapa tahun terakhir, sesuai data yang diberikan oleh lembaga PBB untuk pengungsi atau United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) , Indonesia telah menerima banyak pengungsi asing baru secara signifikan. Menariknya, kenaikan jumlah ini tidak pernah diikuti peran aktif pemeritah, baik dalam bentuk pembuatan kebijakan, prosedur maupun pembentukan aparatur untuk mengatur isu ini.

Apakah Indonesia lalai sehingga UNHCR dan International Organisation of Migration (IOM)  terus menjadi lembaga tingkat atas yang selalu mengambil tanggung jawab dan memberikan perlindungan atas pengungsi asing?

Di edisi kedua In-Focus Parsimonia ini, In-Focus akan mengangkat isu Pengungsi Asing ke permukaan agar berita non-mainstream semacam ini dapat mendapat perhatian lebih khalayak ramai Indonesia. Penulis merasa hal ini penting, karena isu pengungsi asing bisa menjadi ancaman tersendiri bagi keamanan, sosial dan politik Indonesia. Lebih-lebih isu tersembunyi ini bisa memberikan efek negatif terhadap pencitraan Indonesia dalam konteks penanganan Hak Asasi Manusia kedepannya. Salam, ditunggu partisipasi dan komentarnya

Kenapa Indonesia Harus Peduli Dengan Pengungsi Asing – Felix Kusmanto

Perdagangan Manusia, TKI dan Buruh Paksa – Mahfudz Tejani

Konsep Grameen Bank, Techoutreach dan Pengungsi Asing di Indonesia

Mustafa Yang Bermartabat

In-Focus Maret 2012

Siapa yang tidak kenal dengan istilah”Pahlawan Devisa”? Tentu banyak masyarakat Indonesia yang fasih dengan sebutan ini. Sebutan ini biasa di berikan kepada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bukan expatriate yang bekerja di luar negeri. Walau disebut sebagai pahlawan, para TKI pada umumnya mendapat perlakuan jauh dari layaknya perlakukan yang diberikan kepada pahlawan.

Di edisi perdana In-Focus Parsimonia ini, In-Focus akan mencoba membahas isu-isu terkini TKI di Malaysia. Namun berbeda dari biasanya, In-Focus mencoba memberikan pandangan positif dan optimis dari sudut pandang TKI. Penulis merasa hal ini penting, karena harus di ketahui banyak dari TKI di Malaysia merupakan orang-orang positif yang haus akan sebuah perubahan. Hanya terkadang kesempatan saja yang belum mengizinkan. Ikuti bagaimana mereka memilih menjadi TKI untuk menjadi manusia yang lebih baik.  “Menjadi TKI bukan untuk selama-lamanya!”. Salam, ditunggu partisipasi dan komentarnya.

Maret, Indonesia Kirim PRT dengan “Bungkus” Baru – Felix Kusmanto

Tidak Ada Kata Terlambat Untuk Belajar, Bahkan Untuk TKI – Felix Kusmanto

Hariyanto: Jangan Sampai Indonesia Dijajah Indonesia – Felix Kusmanto

TKI Malaysia Menggali Harapan Bersama Universitas Terbuka – Mahfudz Tejani

TKI Harus Menabung untuk Masa Depan – Felix Kusmanto

One thought on “In-Focus

Aha! Why don't you leave a comment?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s