Saturday Light – Selebrasi Kehidupan dan Romantisme Mondo Gascaro

Mondo Gascaro dan Sarah Glandosh

Sejak pertama kali dirilis di bulan Agustus (2014) lalu, single solo pertama Mondo Gascaro, Saturday Light, tidak pernah gagal memanjakan telinga para pendengarnya. Lantunan irama kental latin/Brazilian yang catchy penuh emosi dengan paduan lirik yang sederhana nan romantis seakan menjadi formula sukses Mondo dalam menuntun pendengar untuk perlahan terbang mengawang.

Dengan formula diatas dan juga komentar-komentar pribadi Mondo yang sering terkesan mengambang, Mondo telah berhasil mengajak pendegar untuk secara bebas  menginterpretasikan karyanya.  Terlihat dari berbagai ulasan-ulasan di dunia maya tentang Saturday Light. Mulai dari suasana saat matahari terbenam di pantai Ipanema yang romantis dan semilir, suasana bar dansa tahun 40-an dengan wanita cantik berlipstik merah yang tengah berdansa menggoda di lantai dansa hingga suasana jalan raya Jakarta di malam akhir pekan yang kosong lompong.

Namun melihat Sosok Mondo yang dikenal sebagai sosok yang piawai dan perfeksionis dalam melahirkan sebuah karya musik maka tidak adil jika Saturday Light dinikmati seadanya saja. Cobalah meluangkan waktu sedikit lagi untuk menikmati dan meresapi Saturday Light . Anda akan terkejut apa yang akan anda rasakan.

Semakin anda menikmati dan meresapi lagu ini, semakin anda merasa tertarik dan dapat merasakan begitu kuatnya semangat “selebrasi akan kehidupan dan romantisme” yang Mondo terus dengungkan tentang lagu barunya ini, semangat yang sama saat anda menikmati dan meresapi lagu “Oh My Love” karya John Lennon untuk Yoko Ono dan lagu “Maria Elena” karya Lorenzo Barcelata. Semuanya bercerita dengan sendirinya sebuah kisah romantisme yang lebih dari kata-kata cinta pada umumnya. Semuanya bercerita tentang cinta sejati yang universal, Cinta sejati yang membebaskan!

Jika Saturday Light adalah benar cinta sejati yang membebaskan, artinya karya single solo pertama Mondo ini terinspirasi, menceritakan dan didedikasikan kepada sang sang istri yang tidak lain adalah Sarah Glandosch, sosok yang sudah muncul sejak Mondo di band SORE, hingga kini membangun label Ivy League Music dan terjun untuk karir solo.

Maka tidak heran jika Saturday Light pertama kali diputarkan pada Hearing Session di Pasar Santa pada tanggal 22 Agustus 2014 yang mana merupakan hari ulang tahun Mondo sendiri. Saturday Light menjadi media untuk menggambarkan selebrasi akan keputusan-keputusan besar dan kecil dalam kehidupannya dan romantisme Mondo bersama sang Istri. Manis! Apalagi tahu bahwa sang istri sebenarnya tidak pernah benar-benar mendengar lagu ini hingga Hearing Session Agustus lalu.🙂

Benar begitu ya Mondo?

“A time and place to be, you’re my saturday my light..” – Mondo Gascaro

Halonya sudah mantap. Ditunggu lanjutannya.

Selamat hari Minggu, harinya istirahat.


Tulisan ini adalah pendapat pribadi. Sukses terus untuk Mondo dan Sarah. Terus berkarya.

Tulisan ini didedikasikan bagi para pria yang berani menjadi kepala cacing pembuat subur tanah dan wanita pembawa cinta yang membebaskan.

One thought on “Saturday Light – Selebrasi Kehidupan dan Romantisme Mondo Gascaro

Aha! Why don't you leave a comment?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s