Apa Iya Solusinya Kondom?

Seminar AIDS / HIV (Ilustrasi, Dok Felix Kusmanto)

Suatu ketika saat saya sedang berada di mall bilangan Sudirman,  saya melihat berbagai pernak pernik untuk seminar AIDS dan HIV. Tertarik sambil menuggu pacar yang baru jalan dari kantornya saya mampir saja ke seminar ini.

Menurut brosur yang dibagikan oleh panitia acara tersebut, acara ini akan dihadiri langsung oleh narasumber asal daerah yang katanya banyak kasus penyebaran AIDSnya. (oooh…okey)

Narasumber ini katanya juga adalah perwakilan dari perusahan raksasa asing yang kerjanya menggali kekayaan daerah yang kaya akan Sumber Daya Alamnya ini. (oooh..okey)

Menariknya dalam acara itu, si narasumber  banyak cerita tentang bagaimana perusahan tempat iya bekerja melakukan pencegahan penyebaran HIV AIDS. Dengan bangganya ia cerita bagaimana perusahan mereka membagikan kondom ke penduduk dan juga pekerjanya. Bahkan salah satu narasumber terkenal sebagai pembawa kondom. Jadi kalau mau minta kondom ya datang saja ke beliau, nanti pasti dikasih (oooh..terus?)

Menurut hemat saya jika ingin membantu mencegah penyebaran HIV AIDS maka harus dicari inti masalahnya, kenapa bisa banyak yang secara gak sadar (mungkin juga sadar, orang namanya juga mepet lagi itu tu) mao jadi penyebar virus itu.

Jika tertarik mencari inti masalahnya, maka harus mao meluangkan waktu lebih untuk melihat kebiasaan masyarakat daerah tersebut, lingkungan masyarakat tersebut dan juga fasilitas yang ada di daerah tersebut.

Menurut informasi (belum bisa lihat langsung, baru dari buku terbitan Gramedia dan Kompas dan teman asal daerah sana) yang saya dapat bahwa daerah sana sangat mudah mencari kerja. Kalau mao kerja ya tinggal kerja dengan perusahan asing yang ada disitu, klo tidak ya mencari tambang secara tradisional yang hasilnya juga sama lumayan.

Nah klo sudah ada uang yang banyak, kebanyakan orang sana menghabiskan untuk ketemu kawan-kawan, kemudian ya minum dan ujung-ujungnya seks.

Loh kenapa ujung-ujungnya gitu? Ya orang lingkunganyna gak ada apa-apa, sarana apa yang ada? Terbatas… Mo investasi? ya siapa toh yang kasih penyuluhannya? Kebanyakan  penyuluhannya seks sehat tapi gak ada faslitasnya.

Mao olahraga? yaa..gimana…

Jadi kalau mao CSR ya nyok langsung target intinya jangan cuman yang dipermukaan.

Tapi saya gak bilang kondom jelek loh. Penting juga. Tapi ya gimana..

Loh kok masalahnya sama kayak masalah tauran?

Salam

Felix Kusmanto

2 thoughts on “Apa Iya Solusinya Kondom?

Aha! Why don't you leave a comment?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s