Konsep Integrasi CSR Terarah dan Ekonomi Kreatif Indonesia

Ekonomi Kreatif yang digerakan oleh industri kreatif pada dasarnya dapat dikembangkan di Indonesia untuk menjadi solusi situasi ekonomi Indonesia yang belum mampu menggerakan ekonomi sektor riil.

Namun demikian, walau sudah ada dokumen pedoman pengembangan ekonomi kreatif Indonesia 2025, pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia belum berjalan secara maksimal. Kesiapan SDM dan dukungan lembaga keuangan yang masih rendah adalah dua tantangan dalam tahap pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia.

CSR Sebagai Jembatan

Maka dari itu, pengikutsertaan dan sinkronisasi pihak swasta dalam skema CSR dilihat dapat menjadi solusi tantangan pengembangan ekonomi kreatif, disamping usaha dari pemerintah sendiri.

Namun demikian, agar pengikutsertaan dan sinkronisasi pihak swasta berjalan secara tearah, saya mencoba memperkenalkan konsep integrasi CSR tearah, yang saya tulis di dalam makalah “PERAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF DI INDONESIA” 

Konsep Integrasi CSR terarah

Berdasarkan hasil analisa, konsep integrasi CSR terarah pada umumnya dapat diterima oleh pihak swasta yang sudah menjalankan kegiatan CSR di Indonesia.

Pihak swasta juga melihat insentif pajak yang diberikan pemerintah bisa terus dan bahkan mendorong mereka untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan CSR.

Hambantan Konsep

Pihak swasta hanya menghawatirkan birokrasi dan KKN yang sudah mengakar di Indonesia akan menjadi penghalang jalannya konsep ini, meskipun sistem pengawasan oleh masyarakat juga dilakukan dalam konsep integrasi CSR terarah.

Pihak swasta mengharapkan kesiapan pemerintah baik dari segi konsep, SDM, maupun sistem birokrasi internal yang jelas sehingga pelaksanakan program yang ada dan yang akan datang dapat berjalan secara maksimal.

Keberhasilan menepikan kehawatirkan diatas dilihat dapat meningkatkan peran CSR dalam pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia melalui penyedian kredit mikro dan peningkatan kemampuan SDM di sektor industri kreatif.

Dua hal ini secara tidak langsung pun dapat membawa manfaat ekonomi dan peningkatan kemampuan SDM Indonesia.

Semoga konsep ini dapat dikembangkan lebih besar dan berguna bagi kita semua.

Konsep ini pertama kali dikenalkan di Seminar Nasional Kewirausahaan dan Inovasi Bisnis 2, yang diadakan pada tanggal 18 September 2012 di Universitas Tarumanagara.

Untuk artikel penuh silahkan download disini 

Untuk slide presentasi yang saya gunakan silahkan download disini

2 thoughts on “Konsep Integrasi CSR Terarah dan Ekonomi Kreatif Indonesia

  1. Ping balik: Apa Iya Solusinya Kondom? | Parsimonia

  2. Ping balik: Industri Kreatif Indonesia, Perlu Solusi Kreatif | Parsimonia

Aha! Why don't you leave a comment?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s